|
Dependance of Phenolic and Flavonoid Content from Temulawak (Curcuma xanthoriza Roxb) on the Extraction Methods and Solvents Brawijaya University Abstract Temulawak (Curcuma xanthorrizha Roxb) adalah tumbuhan rhizoma Indonesia kaya senyawa bioaktif bermanfaat bagi kesehatan. Tradisional, temulawak digunakan sebagai obat dan jamu karena kemampuannya sebagai antioksidan, melawan radikal bebas. Radikal bebas muncul dari reaksi oksidasi, merusak lipid, protein, DNA, dan sel biologi, yang berpotensi toksik. Tubuh manusia memiliki antioksidan alami, namun terkadang tidak cukup untuk melindungi dari radikal bebas eksternal. Senyawa fenolik dalam temulawak memiliki aktivitas antioksidan tinggi dengan struktur cincin terkonjugasi yang efektif dalam menangkap radikal bebas seperti anion superoksida, oksigen tunggal, dan lipid peroksi radikal. Keywords: Temulawak, Ektraksi, Solvent Topic: Food biotechnology and bioprocess engineering |
| ICGAB 2023 Conference | Conference Management System |